Mengelola Rasa Marah Terhadap Anak

LoadingSUDAH MENCOBA

Mengasuh anak memang memberikan pengalaman tersendiri bagi kita sebagai orang tua pemula, salah satunya adalah ketika anak berperilaku tidak baik. Tingkah lakunya yang nakal atau tidak menurut mungkin membuat emosi kamu terpancing. Akibatnya, emosi berubah menjadi amarah yang tentu tidak baik bagi perkembangan anak. Amarah yang diluapkan ke anak bisa mengubanya menjadi anak penakut. Tentu kamu tidak ingin hal tersebut terjadi, kan? Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengelola rasa marah terhadap anak?

Tentukan Batasan Sebelum Kamu Marah

Sering kali orang tua mudah marah kepada anak karena mereka belum membatasi tingkat amarahnya. Ketika kamu merasa marah, lakukanlah sesuatu untuk mengendalikan amarah tersebut. Cara yang paling sering dilakukan adalah berteriak pada anak. Tentu saja hal ini akan berdampak buruk pada anak.

Sebenarnya ada cara yang lebih positif untuk mencegah perilaku buruk anak muncul. Ketika kamu merasa lelah dan tidak ingin diganggu, seperti saat sepulang kerja atau setelah menjalani hari yang buruk, jelaskan kondisimu pada anak dan mintalah mereka untuk jadi anak yang baik setidaknya untuk hari ini. Mereka pasti mau mengerti dengan kondisi kamu. Amarah juga mungkin timbul ketika anak berperilaku buruk. Kamu wajib mengarahkan anak melakukan hal yang lebih baik agar situasi jadi lebih kondusif.

Jangan Mengancam

Jangan pernah mengancam anak ketika ia melakukan sesuatu yang buruk apabila kamu tidak berkomitmen dengan ancaman tersebut. Misalnya, kamu mengancam anak untuk tidak diberi uang saku bila ia tidak belajar. Nyatanya, anak tidak belajar dan keesokan harinya kamu tetap memberinya uang saku. Ucapan kamu akan dianggap remeh oleh anak. Akibatnya, tidak ada rasa hormat dan percaya terhadap orang tua. Sebaiknya hindari nada mengancam. Akan lebih baik bila kamu menjanjikan hadiah ketika mereka berprestasi atau mencapai sesuatu.

Tak Perlu Libatkan Kekuatan Fisik

Menjauhlah dari anak ketika amarah sudah memuncak. Pasalnya, emosi yang besar tanpa sadar akan menggerakkan tangan kamu untuk memukul anak. Kekerasan seperti ini tentu menciptakan trauma bagi anak. Selain itu, hal ini akan menjadi kebiasaan burukmu di kemudian hari.

Seburuk apapun perilaku anak, jangan pernah menggunakan kekuatan fisik. Katakan saja apa yang ada di benak kamu, kemudian mintalah maaf terhadap anak ketika amarah tersebut terluapkan tanpa sengaja. Setidaknya, kamu tidak menggunakan tangan untuk mendisiplinkannya. Bila perlu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan psikiater ketika bermasalah dengan amarah.

Ambil Waktu ‘Istirahat’ Lima Menit

Pahamilah bahwa setiap hal yang dilakukan dalam kondisi marah akan selalu berakhir buruk. Oleh karena itu, istirahatkan jiwa kamu dengan duduk diam selama lima menit dan menjauh dari anak. Bila anak sudah cukup besar untuk ditinggal sendiri, kamu bisa ke kamar mandi dan mencuci muka kamu. Menenangkan diri tak hanya memberikan kamu kesempatan untuk berpikir jernih, tapi juga membuat anak menjadi berpikir bahwa hal yang kamu debatkan dengannya adalah hal yang serius. Hal ini bisa sekaligus menjadi contoh bagi anak untuk mengontrol diri.

 

Itulah beberapa cara untuk mengelola rasa marah terhadap anak. Ingat, anak adalah cerminan dari orang tuanya. Ketika orang tua sering memarahi anak, bukan tidak mungkin hal tersebut akan dibawa sang anak hingga dewasa dan diterapkan ke anaknya. Tinggalkan amarah untuk mendisiplinkan anak. Saatnya untuk mengasuh anak dengan cara yang lebih baik dan modern.

ARTIKEL TERKAIT

5 Skill yang Bisa Membantu Anak Siap Menghadapi Masa Depan Melihat tumbuh kembang Si Kecil sejak bayi sampai dirinya beranjak remaja memang bisa menjadi kepuasan tersendiri. Kecerdasan Si Kecil bisa mulai dias...
Tenangkan Bayi yang Tidak Mau Berhenti Menangis dengan 4 Cara Ini! Melihat bayi yang tidak mau berhenti menangis mungkin jadi masalah besar bagi kamu, mengingat ini pertama kalinya kamu menjadi sosok orang tua. Sudah ...
5 Petuah Orang Tua yang Harus Kamu Taati Agar Kesuksesan Selalu Bersamamu! Orang tua adalah orang yang paling berjasa dalam kehidupan kita. Tanpa orang tua kita tidak bisa menjadi diri kita yang sekarang. Meskipun terkadang a...
Box Bayi Bisa Sebabkan Sindrom Kematian Bayi Mendadak, Benarkah? Pada umumnya, bayi yang baru lahir hingga menginjak usia tertentu akan ditempatkan di dalam box bayi. Box bayi dianggap lebih aman untuk menidurkan ba...
Hai, Ayah! Inilah 6 Alasan Pentingnya Hubungan Antara Ayah dan Anak Perempuan Hai, Ayah! Selama ini, bagaimana cara Ayah memperlakukan si cantik, anak kesayangan Ayah? Apakah Ayah tahu, bahwa sikap Ayah terhadapnya saat ini s...
Ayo, Biasakan Anakmu Meminta Maaf dengan 4 Cara Ini! Mengajarkan anak untuk meminta maaf akan membantunya bertanggung jawab atas kesalahan yang ia lakukan dan dapat menjadi alat untuk memperbaiki kesalah...
DIY: Ayo Buat Sendiri Permainan Seru untuk Merangsang Kemampuan Motorik Anak! Menurut beberapa ahli pendidikan, kemampuan motorik merupakan salah satu potensi anak yang perlu dikembangkan, entah itu motorik halus maupun kasar. K...
Si Kecil Sering Kena Biang Keringat? Coba Atasi dengan 5 Obat Alami Berikut Ini Dibanding orang dewasa, si kecil lebih rentan untuk mengalami gangguan kulit. Salah satu gangguan kulit yang sering muncul pada bayi dan balita adalah...
Cara Pintar Atasi Rambut Kusut Anak Setiap orang tua sepertinya pernah berhadapan dengan masalah rambut kusut anak. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak cenderung lebih cuek terhadap ram...
Hai Calon Ayah, Inilah 4 Cara Membesarkan Anak Gadis tanpa Terkesan Posesif! Untuk kalian yang baru memiliki bayi perempuan atau yang berencana memiliki anak perempuan pasti gugup dan tidak benar-benar mengerti bagaimana cara m...
Liburan Bareng Keluarga dengan Budget Minim? Bisa! 5 Tips Ini Akan Membantu Kamu Mewujudkannya! Liburan bersama keluarga adalah hal yang diidam-idamkan banyak orang. Kamu pasti salah satunya! Selain untuk refreshing sejenak dari pekerjaan, momen ...
5 Tips Efektif Agar Anak Lulus Toilet Training dalam Waktu Cuma 3 Hari Ketika balita sudah menginjak usia yang cukup dewasa untuk mandiri, hal penting pertama yang harus kamu lakukan adalah melatihnya untuk bisa pergi ke ...
3 Hal yang Paling Sering Terjadi Di Grup WhatsApp Keluarga Perkembangan teknologi memang luar biasa pesat. Menariknya, yang kena imbas justru bukan hanya generasi muda, tetapi juga mereka yang sudah sepuh dan ...
5 Persamaan yang Selalu Dilakukan Setiap Orang Tua dengan Anak Sukses Orang tua mana yang tidak ingin anaknya sukses? Sukses di sini maksudnya bukan hanya dari sisi finansial, tapi dalam segala hal. Setiap orang tua ingi...
Kamu Pasti Tidak Tahu Kalau 5 Hal Ini Ditemukan oleh Anak-anak! Pada dasarnya, anak-anak memang memiliki karakter yang kreatif dan inovatif. Coba kamu ingat-ingat lagi masa kecilmu dulu, pasti kamu pernah memiliki ...
Bantu Tumbuh Kembang Anak dengan Tidak Mengucapkan Kata-Kata Ini! Mungkin kamu sendiri belum mempunyai anak, tetapi sering bertemu keponakanmu atau keponakan pacarmu. Tahukah kamu bahwa kata-kata orang dewasa sangat ...
Tumbuhkan Jiwa Sosial Pada Anak Melalui Kreasi Buatan Sendiri! Siapa bilang berdonasi hanya bisa dilakukan orang dewasa? Mengajarkan anak-anak berkontribusi untuk sesama secara sukarela dapat menumbuhkan rasa empa...
5 Hal Penting Yang Perlu Diketahui Orang Tua tentang Penyakit Flu! Flu bukanlah penyakit yang jarang ditemukan sehari-hari. Faktanya, penyakit flu adalah penyakit yang umum diderita kebanyakan orang, khususnya anak-an...
8 Pertanyaan Keren untuk Ditanyakan pada Anak Sepulang Sekolah Melihat anak yang tersenyum ceria saat berangkat ke sekolah mungkin jadi hal yang paling menyenangkan bagi banyak orang tua, dan kamu pasti salah satu...
4 Trik Menyenangkan dan Ampuh untuk Mengajak Anak Menyikat Gigi! Pada umumnya, balita tidak menyukai kegiatan menyikat gigi, baik di siang hari maupun di malam hari. Belum ada alasan yang jelas mengenai hal tersebut...
Meski Tidak Ikut Hamil, Kamu Bisa Mendekatkan Diri dengan Anak dalam Kandungan Melalui 5 Cara Ini Pada umumnya, naluri seorang ibu terhadap anaknya sangat kuat. Hal ini bisa jadi disebabkan karena sejak dalam kandungan, bayi sudah mendapatkan kasih...
Jangan Suka Memarahi Anak di Muka Umum, Dampaknya Sama Sekali Tidak Main-Main Para orang tua atau calon orang tua tentu akan merasa sangat bahagia bila diberkahi dengan keberadaan buah hati di tengah keluarga mereka. Seiring ber...
Apa yang Harus Dilakukan Agar Bayi Tenang Saat Kamu Mengganti Popoknya? Mengganti popok merupakan salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan oleh para ibu dan ayah dari seorang bayi. Hal ini bisa cukup menantang, ter...
4 Hal yang Ingin Didengar oleh Istrimu yang Sedang Hamil! Saat istri sedang mengandung, tentu ada banyak hal yang ia pikirkan. Berat badannya yang bertambah akan membuatnya merasa tidak percaya diri, ditambah...
5 Hal Kecil yang Bisa Membantu Anak Sukses di Masa Depan Orang tua mana yang tak ingin anaknya sukses di masa depan? Setiap orang tua pasti menginginkan hal tersebut, bahkan jika bisa melebihi kesuksesan ora...
Mungkin Ini Penyebab Bayi Suka Terbangun Saat Malam Hari Biasanya, bayi berusia di bawah setahun suka terbangun saat malam hari. Meskipun wajar terjadi, tetap saja hal tersebut bisa sangat merepotkan kamu. T...
Mengulik Alasan “Mahmud Abas” Ingin Punya Anak Lagi Istilah 'Mahmud Abas' mungkin sudah sering Anda dengar ketika bercengkrama dengan rekan-rekan seumuran. Ya, Mahmud Abas yang dimaksud bukanlah Preside...
Jadi Ayah Sempurna Itu Susah, Maka Jadilah Ayah yang Baik! Untuk kamu yang saat ini menunggu anak pertama atau baru saja menikah, mungkin ada perasaan gugup ketika sadar bahwa sebentar lagi kamu akan menjadi s...
Sadarkah Kamu bahwa Kamu Ternyata Seajaib Ini Saat Bayi Dulu? Sebagai pria dewasa dengan berbagai keahlian dan keterampilan yang patut dibanggakan, sadarkah kamu bahwa semuanya itu sebenarnya berawal ketika kamu ...
Parenting Hacks untuk Memudahkan Hidup Kamu dan Buah Hati Semua orang tua ingin mendapatkan kenyamanan dan ketenangan ketika membesarkan sang buah hati, tapi ada kalanya ia rewel sehingga mengganggu pekerjaan...
5 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan Kalau Anak Susah Mandi Setelah bermain seharian dengan teman-temannya, tubuh anak menjadi berkeringat dan bau. Kamu pun menyuruhnya untuk mandi agar tubuhnya bersih kembali....
Papa-Mama, Film Kartun Bahaya untuk Anak Walau Tanpa Kekerasan Film kartun banyak macamnya, dan perdebatan yang lebih banyak terjadi selama ini, adalah dampak film kartun berisi kekerasan. Tapi, tahukah kamu film ...
5 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Anak-Anak! Para ayah pasti sudah tahu kalau memberi makan anak itu sangat merepotkan. Terkadang, anak suka bertingkah dan menolak makanan apa pun yang diberikan....
Anak-anak Sering Mengajukan Pertanyaan yang Tidak Bisa Kamu Jawab? Atasi dengan 4 Cara Ini! Rasa ingin tahu anak yang sedang dalam masa pertumbuhan bisa lebih besar dari orang dewasa. Ia selalu penasaran pada hal-hal yang dilihat, didengar, a...
Belajar Jadi Orang Tua yang Lebih Baik dari 4 Film Ini Beberapa dari kamu pasti sudah ada yang memiliki momongan. Terkadang mungkin kamu merasa ragu apakah kamu bisa menjadi sosok orang tua teladan. Hal te...
Ayah, Lakukan Ini Saat Anak Rewel di Tempat Umum Senang rasanya bisa mengajak anak jalan-jalan saat weekend atau hari libur. Berharap dia juga akan ikut menikmatinya. Tapi, kadang-kadang di waktu-wak...
Anak Mengalami Kejang Demam? Jangan Panik, Berikut 5 Hal yang Harus Segera Kamu Lakukan Kejang demam adalah kondisi yang umumnya dialami oleh bayi berusia 6 bulan hingga anak-anak berusia 5 tahun. Mereka umumnya akan mengalami demam tingg...
5 Ide Kreatif dari Barang Bekas untuk Membuat Mainan Edukasi Anak yang Asyik! Masa kecil anak-anak memang paling baik jika diisi dengan bermain. Alih-alih terus membelikan mainan baru atau sekadar menyodorkan gadget berisi games...
Jangan Sering Kasih Empeng Bayi ke Anak! Dampaknya Kurang Baik untuk Pertumbuhan Lho! Seberapa sering kamu memberikan empeng bayi? Memang sering kali empeng bayi efektif memberikan ketenangan saat bayi merasa rewel. Bentuk empeng yang m...
Apa saja Hal Penting yang Perlu Diajarkan dan Diperhatikan dalam Pendidikan Anak Usia Dini? Si kecil sedang berada dalam fase golden age. Kamu sadar, pada fase itu, otak anakmu sedang berkembang pesat hingga 80 persen. Justru pada fase itulah...
LoadingSUDAH MENCOBA

Leave a Reply