6 Fakta Tragis Tentang Laika, Anjing Pertama yang Pergi Ke Luar Angkasa

on
LoadingSUDAH MENCOBA

Manusia bukanlah makhluk pertama yang menjelajahi luar angkasa. Bukan juga simpanse yang sering jadi obyek film ilmiah. Adalah Laika, seekor anjing jalanan Kota Moskow yang diterbangkan oleh Pemerintah Uni Soviet pada tanggal 3 November 1957 dalam pesawat ulang alik bernama Sputnik 2. Anjing ini merupakan cikal bakal dari perjalanan manusia ke luar angkasa. Berkat Laika-lah kemudian umat manusia dapat percaya diri melenggang terbang ke langit luas.

Namun, dibalik jasanya yang luar biasa kepada umat manusia, kisah Laika bisa dibilang sangat tragis. Anjing betina ini benar-benar tidak mengerti apa maksud dibalik misi perjalanan luar angkasa ini. Berikut fakta-fakta tragis yang dialami oleh Laika beberapa minggu sebelum keberangkatannya.

Laika adalah anjing liar

Siapa yang menyangka, Laika merupakan anjing liar yang tak punya tempat tinggal sebelum akhirnya dibawa ke program luar angkasa. Laika ditemukan sedang berjalan-jalan di jalanan kota Moskow.

Pemerintah Uni Soviet percaya bahwa melatih anjing akan lebih mudah dibandingkan melatih simpanse atau kera. Mereka pun membentuk tim khusus untuk mencari anjing-anjing liar di jalanan. Anjing liar juga dipilih karena mereka lebih kuat dengan kondisi ekstrim di luar angkasa.

Laika sebenarnya bisa saja pulang

Pada masa itu, pesawat luar angkasa masih belum seperti sekarang, yang mana dapat membawa penumpangnya kembali ke daratan. Oleh karena itu, misi Sputnik 2 yang berisi Laika bisa dibilang merupakan misi bunuh diri.

Namun sebenarnya, rencana awal misi ini juga membawa Laika pulang ke daratan. Bahkan, Soviet akan memastikan kenyamanan Laika saat melakukan penerbangan hingga kembali ke daratan.

Sayangnya, hal tersebut berubah ketika pemimpin Uni Soviet kala itu, Nikita Khrushchev, ingin agar keberangkatan Laika dilakukan tepat saat Peringatan 40 tahun Revolusi Bolshevik sebagai upaya propaganda. Akibatnya, para ilmuwan diminta untuk buru-buru mengerjakan proyek ini agar bisa sesuai jadwal.

Laika dikurung di kandang sempit sebelum berangkat

Time

Sputnik 2 merupakan pesawat luar angkasa yang tidak lebih besar dari mesin cuci rumahan. Tentu saja, Laika tidak bisa dan tidak boleh bergerak bebas di dalamnya. Untuk memastikan hal tersebut, Laika dirantai di satu tempat. Yang bisa dilakukan hanyalah duduk dan berbaring, tidak ada lagi yang lain.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Laika dan anjing-anjing liar lain yang masuk ke dalam program ini, ditempatkan di kandang yang sempit. Kandang ini akan semakin sempit setiap pergantian kandang. Dalam kandang yang sama, seekor anjing dibiarkan dalam kondisi tersebut selama 20 hari.

Anjing-anjing yang dikurung dalam tempat sempit cenderung mengalami konstipasi atau susah buang air besar. Mereka tidak bisa nyaman meskipun sudah diberi makan obat pencahar. Oleh karena itu, para ilmuwan kala itu memastikan agar mereka terbiasa tinggal di tempat sempit hingga lupa bahwa mereka dapat pergi kemana-mana.

Kematian lambat Laika

Universe Today

Selama bertahun-tahun setelah misi tersebut, Uni Soviet mengklaim bahwa Laika selamat di hari pertama berada di luar angkasa. Bahkan mereka mengklaim Laika berhasil mengorbit Bumi selama beberapa hari. Dan pada akhirnya, Laika makan makanan yang diracun (yang memang sudah direncanakan dan dipersiapkan sebelumnya) sehingga dapat mati dengan damai di luar angkasa.

Namun kenyataan sebenarnya tak terungkap hingga tahun 2002. Salah seorang ilmuwan proyek tersebut, Dimitri Malashenkov, mengutarakan akhir hayat Laika yang memilukan. Laika sekarat selama 7 jam dan merasakan kesakitan yang luar biasa.

Sistem pengaturan temperatur di satelit Sputnik 2 rusak sehingga kabin menjadi semakin panas hingga melebihi 40 derajat Celsius dan masuk ke suhu ekstrim. Laika yang baru saja tenang dari kondisi tanpa bobot kembali panik karena suhu ekstrim tersebut.

Bangkai Laika hancur berkeping-keping

Setelah 5 bulan dan 2.570 kali mengorbit bumi, satelit yang sekaligus peti mati Laika ini jatuh ke Bumi tengah malam 14 April 1958. Masyarakat Pantai Timur Amerika Serikat mulanya menganggap satelit ini sebagai UFO karena bergerak sangat cepat membelah langit.

Benda tersebut, yang selanjutnya diidentifikasi sebagai Sputnik 2, kemudian berubah menjadi merah dan pecah berkeping-keping. Laika dan kapsulnya hancur ketika menusuk atmosfir bumi. Tubuh Laika tak pernah menyentuh tanah.

Tak banyak yang dipelajari oleh ilmuwan

Nick Abadzis via Gizmodo UK

Misi ini sangat disesalkan oleh para ilmuwan yang terlibat di dalamnya. Salah satu ilmuwan, Oleg Gazenko, bahkan merasa menyesal melakukannya. Gazenko paham betul bahwa dia dan timnya seharusnya tidak melakukan misi ini. Pasalnya, tidak banyak yang dipelajari dari misi ini, apalagi untuk menebus matinya seekor anjing.

Ya, perjalanan Laika ke luar angkasa lebih bisa dianggap sebagai perjalanan simbolis saja ketimbang ilmiah. Perjalanan ini membuktikan bahwa makhluk hidup dapat dikirim ke luar angkasa dan selamat, dan yang paling penting, bahwa Soviet adalah yang pertama kali melakukannya.

 

Meski begitu, Laika-lah yang membuka pandangan dunia mengenai perjalanan luar angkasa. Dia-lah yang membangun jalan menuju perjalanan luar angkasa di masa depan. Kurang dari 4 tahun setelah Laika diluncurkan, Yuri Gagarin tampil sebagai manusia pertama di luar angkasa dan berhasil selamat sampai pulang ke Bumi.

 

Gambar fitur: Time

 

ARTIKEL TERKAIT

Perang Terpendek Sepanjang Sejarah, Hanya 40 Menit Tapi Memakan 500 Korban Umumnya, perang bisa berlangsung lama hingga bertahun-tahun. Bahkan ada juga yang memakan waktu puluhan hingga ratusan tahun. Namun, berbeda dengan pe...
Foto 6 Restoran Cepat Saji Paling Populer di Dunia Saat Pertama Kali Buka Keberadaan restoran cepat saji saat ini memang luar biasa meningkat. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa makanan mereka dipandang kurang sehat, namu...
Yuk, Kenalan dengan 5 Fakta Burung Hantu Agar Kamu Tak Takut Lagi Kamu masih ingat Hedwig, burung hantu putih peliharaan Harry Potter yang bertugas sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman? Hedwig mungkin sat...
Seleb Legendaris Ini Ternyata Pernah Diinvestigasi oleh FBI Dunia hiburan sebenarnya selalu menjadi target FBI sejak lama. Banyak aktor maupun musisi yang diduga terlibat oleh berbagai jenis kejahatan. Mulai da...
Istimewa! Ksatria Samurai Wanita Benar-Benar Ada dan Nyata di Era Jepang Kuno! Berbicara soal samurai, mungkin kamu membayangkan sosok pria Jepang yang lengkap dengan perlengkapan perang serta pedang katana di pinggang. Memang, s...
Perang Bubat, Tragedi yang Sebabkan Batalnya Pernikahan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka Kamu tahu yang namanya Perang Bubat? Itu, lho, perang yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai perang yang membuat adanya larangan bagi masyar...
65 Tahun Lalu, Ilmuwan Roket Asal Jerman Prediksi Nama “Elon” Bakal Berhubungan dengan K... Pebisnis sekaligus insinyur milyuner kelahiran Afrika Selatan, Elon Musk, adalah salah satu penemu terdepan di bidang penjeajahan angkasa luar. Di baw...
Horo, Jubah ‘Ajaib’ yang Selamatkan Ksatria Samurai dari Serangan Panah Lawan Baju perang pasukan Jepang kuno memang sangat mencolok saat perang. Helm dengan ornamen khusus, lencana suku, hingga perlengkapan unik lainnya dikenak...
Mengenal Lebih Dekat Cincin yang Mengitari Planet Saturnus Tata surya kita memiliki delapan planet yang mengitari matahari sebagai pusatnya. Matahari memiliki gravitasi yang sangat besar hingga memungkinkan pl...
Mujair, Ikan Temuan Tukang Sate Kambing Saat Ritual 1 Suro Mendengar namanya, tentu kamu sudah terbayang bagaimana gurihnya rasa ikan yang satu ini. Tilapia mossambica atau yang lebih dikenal dengan nama mujai...
Nobar Ledakan Bom Hingga Piknik di Medan Perang, Ini Hobi Aneh di Abad 19! Kalau jaman sekarang, banyak anak muda mempunyai hobi nonton bioskop atau piknik di kebun dan taman, berbeda dengan para remaja di abad 19. Mereka mem...
5 Benda Terkutuk yang Tak Boleh Sembarangan Dimiliki Orang Di dunia ini banyak hal-hal yang masih menjadi misteri. Percaya atau tidak, ada beberapa benda-benda di dunia yang dari luar tampak eksotis dan menari...
4 Fakta Ini Buktikan Bahwa Majapahit Tak Pernah Kuasai Nusantara Jika ditantang untuk menyebutkan dua kerajaan dengan wilayah terbesar di Indonesia, pasti kebanyakan orang menyebutkan Sriwijaya dan Majapahit. Namun ...
Konspirasi di Balik 5 Misi Luar Angkasa yang Bikin Geger Dunia Hal-hal yang berhubungan dengan luar angkasa sering kali menimbulkan spekulasi dan kontroversi, mulai dari pemerintah AS yang punya proyek terselubung...
6 Pakaian Pria Bekas Produk Militer yang Pasti Ada di Lemari Kamu Bagi banyak orang, dan mungkin juga kamu, perang tak memberikan dampak apapun terhadap kehidupan. Istilahnya, kalah jadi arang menang jadi abu. Namun ...
Senjata Konyol Ini Efektif Kalahkan Gajah Perang Di Peperangan Zaman Romawi Kuno Pada masa perang abad kuno dulu, manusia memang sudah sering menggunakan bantuan hewan-hewan yang dijinakkan untuk mengalahkan musuh mereka. Banyak he...
Jadi Begini Asal Mula Ringtone Nokia yang Legendaris Keberadaan gadget saat ini tak hanya berfungsi sebagai alat berkomunikasi saja, melainkan juga simbol kegemaran serta kemajuan teknologi. Tak heran bi...
Vespa Bazooka, Skuter Peninggalan Perang Dunia II yang Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Vespa bukan cuma skuter, tetapi gaya hidup. Setidaknya prinsip ini yang dipegang oleh banyak penggemar skuter asal Italia ini. Tak heran bila saat ini...
LoadingSUDAH MENCOBA