Dipenuhi Teknologi Terkini Tapi Ramah Lingkungan, Inilah Kecanggihan Xanadu, Rumah Orang Terkaya Di Dunia

LoadingSUDAH MENCOBA

Di tahun 2017 ini, untuk keempat kalinya Bill Gates, pendiri Microsoft mendapat gelar sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Kekayaan pendiri Microsoft ini diperkirakan sekitar 86 miliar dolar AS.

Dengan kekayaan sebanyak itu, tentu Bill Gates dapat dengan mudah membeli barang apa saja yang dia inginkan, termasuk rumah. Di tahun 1998 silam, Bill Gates membeli rumah yang akhirnya ia rombak sedemikian rupa hingga menjadi hunian canggih sarat teknologi. Rumah yang mempunyai nama Xanadu 2.0 ini mempunyai banyak fasilitas yang bisa membuatmu berdecak kagum. Ingin tahu apa saja keunggulan rumah seharga seharga US$ 63 juta atau sama dengan Rp 862,9 miliar?

Baca Nanti  Bosan dengan Suasana Rumah Kamu? Refresh dengan 5 Cara Ini!

Sensor Berteknologi Tinggi

Untuk memanjakan tamu yang berkunjung ke rumahnya, Bill Gates memasang sistem sensor berteknologi tinggi untuk menyesuaikan suhu dan suasana. Sensor yang dipasang di seluruh bagian rumah ini mampu menyesuaikan terang cahaya lampu dan temperatur udara sesuai dengan keinginan tamu yang datang. Alat sensor ini juga dapat memainkan musik yang akan mengikuti kamu setiap berpindah ruangan.

Monitor Pemantau Pohon

Walau sarat teknologi, namun rumah Xanadu 2.0 ini juga ramah lingkungan. Komples perumahannya ditumbuhi pepohonan seluas 5 hektar. Ada sekitar 500 pohon cemara dan pohon favorit Gates lainnya. Ada pengawasan khusus untuk pohon-pohon tersebut yang dilakukan secara komputerisasi. Jika kekurangan air, mesin pompa air akan secara otomatis menyiram pohon-pohon tersebut.

Baca Nanti  5 Alat Musik Tradisional khas Indonesia yang Lebih Terdengar Suaranya di Luar Negeri
Sungai buatan

Terdapat aliran sungai kecil yang mengitari hampir seluruh area Xanadu 2.0. Aliran sungai ini hadir dengan dukungan teknologi arus air guna memberikan lingkungan yang baik bagi ikan-ikan air tawar peliharaan Gates.

Teknologi ramah lingkungan

Sekali lagi walau banyak teknologi yang digunakan, namun Gates memastikan rumahnya ramah lingkungan. 75 persen sumber energi yang digunakan di Xanadu 2.0 berasal dari sistem teknologi hijau yang dirancang oleh Gates berasal dari kondisi lingkungan sekitar, seperti pembangkit listrik tenaga angin, air, hingga cahaya matahari.

Aula Besar

Xanadu juga dilengkapi dengan aula besar berkapasitas 200 orang. Selain itu, rumah ini memiliki 24 kamar mandi, 6 dapur, dan perpustakaan besar yang menyimpan buku dari abad ke-16 yaitu Codex Leicester milik Leonardo Da Vinci. Gates menghabiskan uang USD 30 juta atau Rp 360 miliar untuk membangun perpustakaan seluas 2.100 kaki per segi ini. Ada juga fasilitas home theater dengan sofa nyaman yang dapat menampung 20 tamu di kursi mewah dan dilengkapi dengan mesin popcorn.

Baca Nanti  5 Kesalahan Umum yang Kerap Dilakukan Desainer Grafis, Pastikan Kamu Menghindarinya!

 

ARTIKEL TERKAIT

Rumah di Bawah Rp 350 Juta di Jakarta? Bisa, Ini Buktinya! Pemilihan Gubernur DKI Jakarta memunculkan banyak polemik. Berbagai tema diperdebatkan, seperti uang muka nol rupiah, atau rumah di bawah Rp 350 juta....
LoadingSUDAH MENCOBA