Waspada Blue Whale Challenge dan 2 Online Game Menyeramkan hingga Mematikan Lainnya Ini

LoadingSUDAH MENCOBA

Lewat media sosial setiap orang memang bisa berbagi banyak hal dengan sangat mudah. Mulai dari yang positif hingga negatif. Tidak masalah jika kita bisa menyaringnya dan terhindar dari hal-hal negatif yang tersebar di media sosial. Tapi, sayangnya yang terperangkap di hal-hal yang negatif pun banyak. Lebih parahnya, penyebaran hal negatif pun semakin banyak dilakukan di media sosial.

Satu lagi yang harus kita waspadai adalah online game Blue Whale Challenge yang populer di media sosial, tapi mematikan. Dan ternyata, selain Blue Whale Challenge, ada beberapa online game atau tantangan yang disebarkan lewat internet yang sangat berbahaya hingga memakan korban jiwa.

Blue Whale Challenge: Permainan yang berakhir bunuh diri

Yap! Online game ini meminta pemainnya untuk bunuh diri di stage terakhir. Berawal dari sebuah grup yang dinamakan “Grup Bunuh Diri” atau “Grup Kematian” di sebuah situs yang berbasis di Rusia, VK.com (saat ini sudah ditutup, meski kemudian muncul berbagai situs sejenis lainnya). Kurator mengumpulkan anggotanya (kebanyakan adalah remaja) yang kemudian diberikan tantangan setiap harinya selama 50 hari. Tantangannya mulai dari mendengarkan lagu-lagu tertentu, menonton video mengerikan, bangun di jam-jam tidak lazim, membentuk simbol paus di kulit menggunakan benda tajam, hingga bunuh diri (lompat dari gedung tinggi atau menghantam kereta api yang sedang lewat).

Online game ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2015, tapi semakin meresahkan. Polisi Rusia melaporkan semakin banyak remaja yang bunuh diri dan ternyata berada di satu grup yang sama. Terungkaplah kemudian bahwa mereka melakukan online game Blue Whale Challenge ini. Lebih meresahkannya, online game ini sekarang justru tersebar hingga ke luar Rusia, seperti Inggris dan Amerika lewat media sosial dan memakan semakin banyak korban. Waspada jangan sampai anak, adik, atau saudara kamu sampai ikut men-download permainannya. Karena sekali men-download, maka admin sudah meretas semua handphone kita dan mendapatkan semua informasi pribadi. Sekali bergabung, maka tidak akan bisa berhenti.

Charlie Charlie Challenge: Permainan yang berakhir kerasukan atau diikuti makhluk halus

Permainan ini sempat viral pada tahun 2015 dan beredar lewat media sosial Vine dengan hashtag #CharlieCharlieChallenge. Cara bermainnya, cukup menggambar garis tambah di kertas yang membagi kertas menjadi 4 kotak, lalu tulis “yes” “no” di masing-masing kotak. Kemudian, mulai dengan bertanya, “Charlie, Charlie, are you there?” lalu dilanjut dengan pertanyaan kita yang bisa dijawab dengan yes atau no. Sepertinya memang tidak berbahaya, tapi beberapa dari pemain mengaku kesulitan bernapas saat memainkan ini. Psikologi menjelaskan itu disebabkan rasa takut yang tiba-tiba muncul. Tapi di sisi lain, ada pula yang melaporkan bahwa setelah bermain ini merasa seperti diikuti oleh makhluk halus hingga ada yang melakukan hal-hal aneh layaknya dirasuki makhluk halus. Hiiii…

Choking Challenge dan Skip Challenge: Permainan yang berakhir kematian

www.wanitaindonesia.co.id

Belum lama ini marak di media sosial anak-anak remaja melakukan Skip Challenge. Jadi, dada si pemain ditekan dengan tujuan tidak sadarkan diri selama beberapa detik. Sayangnya, di tengah banyak yang memainkannya, permainan ini justru memakan korban. Permainan sejenis sebenarnya sempat beredar di media sosial pada tahun 2015, yaitu Choking Challenge. Jadi, pemainnya dicekik hingga pingsan sementara. Tapi, permainan ini kemudian dikecam, karena memakan korban jiwa. Mereka yang memainkannya tentu saja penasaran akan efek yang diberikan permainan ini pada tubuh. Mereka ingin merasakan berada antara hidup dan mati. Selain itu, permainan ini juga dikatakan memberikan efek “high” seperti sedang mengonsumsi narkotika. Padahal, melakukannya akan merusak berbagai organ tubuh vital hingga berakibat kematian.

Semoga saja dengan banyaknya korban yang berjatuhan, tidak ada lagi online game mematikan yang tersebar di media sosial atau media internet lainnya. Semoga, kita juga semakin waspada untuk tidak tergiur melakukan game-game berbahaya yang ada di internet.

Baca Nanti  Banjir Air Mata untuk Ahok
LoadingSUDAH MENCOBA