Inilah Negara-negara yang Hancur karena Isu SARA

on
LoadingSUDAH MENCOBA

Sudah cek jumlah pertemanan kamu hari ini? Belakangan banyak sekali bertebaran status kebencian di media sosial, perdebatan panas di antara teman-teman yang sebelumnya, bahkan merupakan sahabat. Suhu panas akibat masalah politik di Indonesia, sungguh sudah sangat mengkhawatirkan.

Kamu yang berasal dari generasi sebelum 2000an, mungkin masih ingat media sosial yang muncul lebih dulu seperti Friendster. Bagaimana kamu bisa kembali bertemu lagi dengan teman-teman lama, menjalin lagi hubungan dengan mereka setelah lama terpisah. Media sosial begitu berarti untuk menjaga silaturahmi, di tengah kesibukan kamu hingga tak dapat bersua langsung.

Kini, media sosial jadi tempat saling menghujat, merendahkan, mempromosikan kebencian. Apa yang terjadi sebenarnya? Paling menakutkan, adalah semakin meningkatnya isu perbedaan etnis dan agama. Kalau kamu sudah lupa, hampir dua dekade lalu Indonesia dirundung duka mendalam, karena kerusuhan etnis pada 1998.

Dulu belum ada media sosial, tidak ada kebencian yang berkembang dengan sesama teman. Sekarang, bisakah kamu bayangkan apa yang akan terjadi, dengan semakin memanasnya isu SARA? Apalagi, dalam situasi di mana kebencian pun sudah merasuk ke teman-teman dekatmu di media sosial.

Sudah ada cukup banyak di dunia, negara-negara yang hancur bahkan menjadi negara gagal karena isu SARA. Berikut ini lima di antaranya. Semoga bisa mengingatkan kita, untuk menghindari kesalahan yang sudah terjadi pada beberapa negara berikut ini.

Rwanda

Hampir satu juta orang tewas, akibat genosita di Rwanda yang disebabkan perbedaan etnis. Suku Hutu berusaha memusnahkan suku Tutsi, dalam peristiwa pembantaian yang berlangsung sekitar 100 hari pada 1994. Begitu banyak mayat digeletakkan begitu saja di jalan-jalan, orang dewasa dan anak-anak dibantai dengan dingin, hanya karena suku mereka berbeda.

Irak

Tidak cukup dengan isu senjata pemusnah massal, saat menginvasi Irak pada 2003, Amerika Serikat dan para sekutunya juga memanfaatkan isu SARA. Mereka pun sukses memanfaatkan kelompok-kelompok masyarakat Irak, untuk menjadi milisi yang membantu perang menggulingkan Saddam Hussein.

Hingga sekarang, Irak tetap belum bisa pulih dari perpecahan. Kelompok-kelompok yang terbentuk karena isu SARA, belum dapat bersatu lagi untuk membentuk pemerintahan yang stabil. Di tengah konflik politik dan kekerasan, muncul juga ISIS yang memperburuk konflik, membuat Irak terlihat seperti negara gagal.

Dikutip dari Time, bukan misteri kenapa Irak tetap tidak stabil. Kelompok-kelompok teroris paling kuat persenjataan dan pembiayaannya, kini menduduki sebagian wilayah Irak, dan terafiliasi dengn ISIS.

Libia

Moamar Kadafi dituding diktator, digulingkan, dan dibunuh pada 2011. Sekarang, apakah rakyat Libia punya kehidupan lebih baik? Kenyataannya, sudah ratusan ribu orang berusaha meninggalkan rumah mereka. Kekerasan antar faksi-faksi berbeda tak kunjung usai, untuk memperebutkan kekuasaan.

Hingga sekarang tidak ada solusi, bagaimana caranya membuat Libia kembali jadi negara yang stabil. Banyak rakyat Libia yang mengenang, bagaimana dulu mereka hidup nyaman pada masa Kadafi. Tapi, penyesalan selalu datang belakangan.

Suriah

negara yang hancur karena isu SARALebih dari 200.000 orang Suriah sudah tewas sejak 2014, dan belasan juta manusia harus mengungsi meninggalkan rumah mereka. Hanya karena ambisi dari negara-negara Barat untuk menggulingkan pemerintahan Suriah, memanfaatkan isu SARA yang diamini oleh sebagian kelompok garis keras Suriah.

Yaman

Isu SARA memungkinkan negara-negara dari luar, memprovokasi orang-orang Yaman untuk berperang. Membiarkan negara lain masuk untuk terlibat dalam perang sejak 2015, dan memporakporandakan sebuah negara, yang tercatat dalam sejarah pernah sangat berperan dalam peradaban dunia.

ARTIKEL TERKAIT

5 Seni Bertarung Paling Mematikan di Dunia Ada banyak seni bertarung yang pernah dibuat di dunia. Namun, yang paling banyak dikembangkan hingga saat ini, adalah dalam bentuk seni bela diri. Tuj...
Tahukah Kamu Bahwa AS Hampir Hancurkan Bulan dengan Nuklir? Sudah jadi pengetahuan umum, bahwa Amerika Serikat selalu tak mau kalah bersaing dari Uni Soviet (kini Rusia). Nah, salah satu dampak dari persaingan ...
Senjata Konyol Ini Efektif Kalahkan Gajah Perang Di Peperangan Zaman Romawi Kuno Pada masa perang abad kuno dulu, manusia memang sudah sering menggunakan bantuan hewan-hewan yang dijinakkan untuk mengalahkan musuh mereka. Banyak he...
Perang Terpendek Sepanjang Sejarah, Hanya 40 Menit Tapi Memakan 500 Korban Umumnya, perang bisa berlangsung lama hingga bertahun-tahun. Bahkan ada juga yang memakan waktu puluhan hingga ratusan tahun. Namun, berbeda dengan pe...
3 Model Operasi Mengerikan CIA untuk Menghancurkan Negara Lain Sejak lama Amerika Serikat terkenal paranoia, selalu berusaha mendominasi dunia melalui berbagai kegiatan intelijen mereka. Badan intelijen AS, CIA di...
Horo, Jubah ‘Ajaib’ yang Selamatkan Ksatria Samurai dari Serangan Panah Lawan Baju perang pasukan Jepang kuno memang sangat mencolok saat perang. Helm dengan ornamen khusus, lencana suku, hingga perlengkapan unik lainnya dikenak...
5 Tragedi Kecelakaan Pesawat Terburuk di Indonesia, Semoga Tak Akan Terulang! Pesawat dinobatkan sebagai salah satu alat transportasi paling aman di dunia. National Highway Traffic Safety Administration menerangkan bahwa di Amer...
LoadingSUDAH MENCOBA