5 Tips Mempersiapkan Kondisi Psikologi Anak untuk Menyambut Adik Barunya

LoadingSUDAH MENCOBA

Dalam menyambut kelahiran bayi kedua, ada hal yang tidak kalah penting untuk dipersiapkan, yakni kondisi psikologi anak pertama. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko kecemburuan yang timbul dalam dirinya jika nanti kamu akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk merawat adiknya yang baru saja lahir. Yuk, lakukan cara ini untuk mempersiapkan kondisi psikologi anak.

Ceritakan bahwa sekarang ada bayi di dalam perut ibunya

Cara pertama yang harus kamu lakukan untuk menyiapkan kondisi psikologi anak adalah dengan bercerita padanya bahwa di dalam perutmu sekarang sedang ada adiknya yang sebentar lagi akan keluar. Untuk memudahkannya dalam memahami hal tersebut, kamu bisa mengajaknya berkunjung ke rumah teman yang memiliki bayi. Kamu bisa melihat reaksinya dan ini pun juga bisa dijadikan ajang “pengenalan” Si Kecil dengan bayi.

Perlihatkan foto-foto anak saat masih bayi agar ia punya gambaran

Cara lain mempersiapkan kondisi psikologi anak adalah dengan memperlihatkan foto-foto sewaktu ia kecil dulu. Dengan begitu, ia bisa paham bahwa dia dulu juga memerlukan perhatian lebih dan ia tidak akan marah atau merasa iri jika nanti kamu lebih banyak meluangkan waktumu untuk adiknya. Cara ini juga bisa membuatnya lebih menyayangi adiknya kelak.

Libatkan anak dalam persiapan sebelum kelahiran

Agar anak semakin akrab dengan calon adiknya, ajak dia dalam berbagai persiapan sebelum kelahiran. Misalnya, ketika kamu pergi memeriksakan kehamilan, ajak juga sang kakak untuk menemani. Selain itu, kamu juga bisa mengajaknya pergi ke toko perlengkapan bayi. Minta bantuannya untuk ikut memilihkan sepatu, popok, atau pakaian untuk adiknya sesuai dengan warna favoritnya.

Bacakan kisah-kisah dongeng tentang kakak dan adik

Anak kecil mana yang tak suka dibacakan dongeng? Sebelum tidur, bacakan dongeng untuknya. Pilihkan tema yang bercerita mengenai kasih sayang adik dan kakak. Dongeng tersebut akan mengajarkannya bagaimana ia harus bersikap terhadap adiknya kelak. Sebagai seorang kakak, ia harus mampu melindungi dan menjadi teman bermain untuk adiknya. Menumbuhkan rasa sayang pada diri kakak sebelum adiknya lahir harus dimulai sedini mungkin.

Habiskan waktu bersama anak sesering mungkin

Jika selama ini sang anak terbiasa menghabiskan waktu bersama kamu, ada baiknya mulai sekarang kamu membiasakannya untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama ayahnya. Jadi, ketika nanti adiknya sudah lahir dan kamu tidak bisa menemaninya bermain sesering dulu karena sibuk mengurus keperluan bayi, ia tidak perlu merasa kecewa karena masih bisa bermain dengan ayahnya. Rasa iri pun juga bisa diminimalisir dengan hal ini. Sang anak pun tidak akan merasa kasih sayang yang diberikan oleh orang tuanya berkurang.

Psikologi anak penting karena dapat memengaruhi pembentukan kepribadiannya. Dengan melakukan tips-tips di atas, sang kakak tidak akan “kaget” ketika adiknya lahir dan harus berbagi kasih sayang orang tua dengan sang adik, karena walau bagaimana pun juga, sang kakak inilah yang nantinya akan berperan untuk melindungi sang adik.

ARTIKEL TERKAIT

Sebentar Lagi Mau Punya Anak Laki-laki? Kalau Masih Bingung Pilih Nama, Yuk Lihat Inspirasi Nama Ana... Mempersiapkan nama seorang anak memang terkadang menjadi momen yang cukup menegangkan sekaligus haru. Mau laki-laki atau perempuan, memilihkan nama un...
Papa-Mama, Film Kartun Bahaya untuk Anak Walau Tanpa Kekerasan Film kartun banyak macamnya, dan perdebatan yang lebih banyak terjadi selama ini, adalah dampak film kartun berisi kekerasan. Tapi, tahukah kamu film ...
Si Kecil Sering Kena Biang Keringat? Coba Atasi dengan 5 Obat Alami Berikut Ini Dibanding orang dewasa, si kecil lebih rentan untuk mengalami gangguan kulit. Salah satu gangguan kulit yang sering muncul pada bayi dan balita adalah...
Menyambut Kelahiran Buah Hati, Sudahkah Anda Menyiapkan Perlengkapan Bayi Baru Lahir Berikut Ini? Salah satu hal yang paling ditunggu pasangan suami istri yang baru menikah adalah kehamilan dan kelahiran sang buah hati. Mungkin banyak di antara kal...
Ayah, Lakukan Ini Saat Anak Rewel di Tempat Umum Senang rasanya bisa mengajak anak jalan-jalan saat weekend atau hari libur. Berharap dia juga akan ikut menikmatinya. Tapi, kadang-kadang di waktu-wak...
Anak Mengalami Kejang Demam? Jangan Panik, Berikut 5 Hal yang Harus Segera Kamu Lakukan Kejang demam adalah kondisi yang umumnya dialami oleh bayi berusia 6 bulan hingga anak-anak berusia 5 tahun. Mereka umumnya akan mengalami demam tingg...
Mengulik Alasan “Mahmud Abas” Ingin Punya Anak Lagi Istilah 'Mahmud Abas' mungkin sudah sering Anda dengar ketika bercengkrama dengan rekan-rekan seumuran. Ya, Mahmud Abas yang dimaksud bukanlah Preside...
Box Bayi Bisa Sebabkan Sindrom Kematian Bayi Mendadak, Benarkah? Pada umumnya, bayi yang baru lahir hingga menginjak usia tertentu akan ditempatkan di dalam box bayi. Box bayi dianggap lebih aman untuk menidurkan ba...
5 Pelajaran tentang Parenting yang Bisa Kamu Ambil dari Ahok Siapa yang tak kenal mantan Gubernur DKI Jakarta satu ini? Nama Ahok sempat viral beberapa waktu lalu. Mantan Gubernur yang satu ini patut diacungi je...
5 Konsep Foto Unik yang Akan Membuat Bayimu Terlihat Semakin Lucu dan Menggemaskan Mungkin bisa dibilang gara-gara ada Instagram, orang tua zaman sekarang akan berusaha keras untuk menghasilkan foto bayi lucu agar bisa di-share di sa...
Hati-hati, 5 Film Kartun Ini Tidak Layak Ditonton oleh Anak-anak! Film kartun bisa menjadi salah satu hiburan yang tidak hanya lucu, tapi juga mendidik anak-anak. Tetapi belakangan ini, status kartun berubah menjadi ...
LoadingSUDAH MENCOBA