Jangan Mengaku WNI yang Baik Kalau Kamu Belum Tahu 4 Fakta tentang Lambang Garuda Ini

LoadingSUDAH MENCOBA

Pagi hari, pada tanggal 1 Juni 1945 di gedung Chuo Sangi In (sekarang bernama Gedung Pancasila dan berada di kompleks Kementerian Luar Negeri), puluhan tokoh pergerakan kebangsaan Indonesia berkumpul dan berdiskusi membicarakan hal-hal dasar dalam membangun sebuah negara. Agenda utamanya adalah untuk menentukan bentuk negara, wilayah negara, warga negara, rancangan Undang-Undang Dasar, dan tentu saja, dasar negara. Di tanggal itu pula, dalam sidang BPUPKI, Bung Karno menyampaikan pidato berjudul “Lahirnya Pancasila” sekaligus memperkenalkan Pancasila sebagai dasar negara.

Lambang-lambang Pancasila kemudian diletakkan pada perisai yang terdapat di bagian depan lambang Garuda. Burung Garuda dipilih menjadi lambang negara karena dirasa tepat dalam merepresentasikan kebesaran dan kekuatan sebuah negara. Nah, berbicara mengenai Burung Garuda, tahukah kamu kalau ternyata Burung Garuda menyimpan fakta-fakta menarik? Apa sajakah? Yuk, cari tahu!

Burung Garuda sudah ada sejak Indonesia belum ada

Burung Garuda sudah memiliki pamor jauh sebelum Indonesia berdiri. Dalam agama Hindu dan Buddha, burung ini digambarkan sebagai burung yang gagah berani dan digunakan sebagai tunggangan Dewa Wisnu, salah satu manifestasi bentuk Tuhan dalam agama tersebut. Kisah Garuda juga terdapat dalam kitab Mahabharata dan Purana yang berasal dari India. Kamu juga bisa dengan mudah menemui burung Garuda dalam candi-candi atau situs purbakala masyarakat Jawa dan Bali.

Dirancang oleh Sultan Hamid II

Sultan Hamid II adalah sosok yang pernah menjabat sebagai menteri negara dalam Kabinet Republik Indonesia Serikat (RIS) pertama. Meskipun namanya sempat dilupakan karena dianggap terlibat upaya kudeta Westerling 1950, sejarah tetap mencatat bahwa Sultan Hamid II lah yang merancang lambang Garuda, menyisihkan rancangan Muhammad Yamin. Meskipun Burung Garuda rancangan Sultan Hamid II saat itu belum berjambul dan cengkeraman kaki garuda masih terbalik, tetapi jasanya dalam membuat lambang negara sudah resmi diakui. 

Sudah tahu tentang filosofinya, belum?

Setiap detail pada lambang Garuda juga memiliki masing-masing arti yang mendalam. Burung Garuda yang bewarna keemasan melambangkan keagungan dan kejayaan. Sedangkan jumlah helai bulu melambangkan hari kemerdekaan Indonesia: 17 helai bulu pada masing-masing sayap; 8 helai bulu pada ekor; 19 helai bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor; dan 45 helai bulu di leher.

Perisai yang berisi lambang-lambang Pancasila melambangkan perjuangan, pertahanan, dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan. Warna dasar pada ruang perisai adalah warna bendera Indonesia, merah dan putih. Di tengah-tengah perisai terdapat sebuah garis tebal bewarna hitam yang mengibaratkan garis khatulistiwa karena Indonesia adalah salah satu negara yang dilintasi garis tersebut. Tidak kalah penting, kaki Burung Garuda mencengkeram sebuah pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang sempat dilupakan oleh masyarakat Indonesia saat ini yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Ternyata Burung Garuda juga dipakai lambang negara Thailand

Selain Indonesia, ternyata Burung Garuda juga dipakai sebagai lambang negara Thailand, lho! Berbeda dengan Indonesia, posisi Burung Garuda Thailand menghadap ke depan dan memiliki tangan dan tubuh manusia. Selain digunakan sebagai lambang negara, Burung Garuda Thailand yang disebut Krut Pha ini juga digunakan sebagai lambang raja.

Setiap lambang negara pasti memiliki filosofi dan arti mendalam di setiap detail bagiannya. Keputusan untuk menjadikan Burung Garuda dan Pancasila sebagai lambang dan dasar negara sebelumnya juga mengalami proses yang sangat panjang. Oleh sebab itu, yuk perluas lagi pengetahuanmu tentang Indonesia!

ARTIKEL TERKAIT

5 Senjata Tradisional Indonesia yang Pamornya Mendunia Indonesia memang terdiri dari budaya, suku, dan tradisi yang beragam dari Sabang sampai Merauke. Berbeda dari negara-negara lain di dunia, Indonesia m...
Panglima TNI Sebut Ada 16 Daerah yang Dimasuki ISIS di Indonesia, Mana Saja? Ancaman ISIS terus menghantui beberapa negara besar di dunia. Bahkan belakngan ini kerap terdengar kalau pasukan Jaringan Negara Islam di Irak dan Sur...
Hebat! Ternyata Beginilah Image Indonesia di Mata Dunia Pernahkah kalian penasaran sebenarnya seperti apa image Indonesia di mata dunia? Mungkin bagi sebagian orang, image Indonesia ini biasa-biasa aja jika...
Ikut Bangga! 5 Kehebatan Timnas Indonesia yang Melegenda di Mata Dunia Saat berbicara tentang prestasi olahraga Indonesia, sepak bola mungkin bukan menjadi cabang olahraga pertama yang akan disebutkan. Tapi sebetulnya Tim...
4 Aksi Menggugah Brimob dalam Sejarah Penyatuan Indonesia Korps Brigade Mobil atau Brimob adalah unit tertua di dalam Kepolisian Republik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1945. Nama awalnya pun bukan Brimob...
Perang Bubat, Tragedi yang Sebabkan Batalnya Pernikahan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka Kamu tahu yang namanya Perang Bubat? Itu, lho, perang yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai perang yang membuat adanya larangan bagi masyar...
Beginilah Kekuatan Militer Indonesia yang Bikin Dunia Segan dengan Kita Salah satu tolak ukur kehebatan sebuah negara adalah kekuatan militernya. Indonesia ternyata menjadi salah satu negara yang paling ditakuti di seluruh...
Benarkah Ada Segitiga Bermuda di Gunung Salak Jawa Barat? Selain Gunung Merapi, Jawa juga punya Gunung Salak yang menjadi tempat cerita misteri, lho. Konon katanya gunung ini pun memiliki segitiga bermudanya ...
4 Fakta Ini Buktikan Bahwa Majapahit Tak Pernah Kuasai Nusantara Jika ditantang untuk menyebutkan dua kerajaan dengan wilayah terbesar di Indonesia, pasti kebanyakan orang menyebutkan Sriwijaya dan Majapahit. Namun ...
LoadingSUDAH MENCOBA