Wow, Orang Ini Berhasil Menciptakan Sumber Baterai dari Kentang!

LoadingSUDAH MENCOBA

Kentang, tanaman umbi-umbian asal Amerika Selatan ini ternyata bisa dimanfaatkan menjadi sumber baterai, lho! Kok bisa, ya?

Dipelopori oleh seorang peneliti bernama Rabinowitch

Rabinowitch, seorang peneliti dari Hebrew University of Jerusalem, bersama rekan-rekannya mempelopori percobaan pemanfaatan kentang sebagai sumber energi. Jika percobaan mereka berhasil, masyarakat tidak lagi harus terlalu bergantung pada listrik. Penerangan di daerah-daerah terpencil pun dapat terjadi. Oleh sebab itu, setelah melakukan beberapa percobaan, Rabinowitch akhirnya menemukan cara membuat kentang menjadi sumber energi yang mampu menyalakan lampu LED dan cukup menerangi satu ruangan selama 40 hari.

Berakar pada ilmu pengetahuan pasti

Sekali pun ide Rabinowitch terdengar nyeleneh, namun sebenarnya Rabinowitch melandaskan percobaan ini pada ilmu pengetahuan yang sudah diajarkan di sekolah-sekolah menengah pada umumnya. Prinsip yang digunakan Rabinowitch pun sama seperti cara kerja baterai. Oleh sebab itu, untuk membuat kentang berfungsi sebagai sumber energi, Rabinowitch membutuhkan dua batang plat logam, yaitu anoda (seperti seng sebagai elektroda negatif) dan katoda (seperti tembaga sebagai elektroda positif); kabel; dan penjepit. Dikutip dari BBC Indonesia, asam di dalam kentang akan membentuk reaksi kimia dengan seng dan tembaga, dan ketika elektron mengalir dari satu bahan ke bahan lainnya, maka energi dilepaskan.

Ternyata sudah ditemukan sejak 1780

Percobaan serupa sebelumnya juga sudah dilakukan beratus-ratus tahun lalu, tepatnya ketika Luigi Galvani menghubungkan dua batang logam ke kaki kodok dan menyebabkan otot kodok menjadi kejang pada tahun 1780. Selain Galvani, Alexander Volta juga melakukan percobaan yang sama, namun mengganti kaki kodok dengan kertas yang sebelumnya telah direndam air garam. Beberapa orang lainnya membuat “baterai tanah” dengan menghubungkan dua batang logam dan setumpuk tanah atau seember air. Pada dasarnya, efek serupa akan terjadi ketika seseorang meletakan dua elektroda pada sebuah bahan.

Mengamati 20 jenis kentang berbeda

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Rabinowitch bersama dengan rekannya, Alex Goldberg dan Boris Rubinsky dari University of California, sebelumnya harus mengamati 20 jenis kentang yang berbeda. Melalui pengamatan tersebut, mereka dapat melihat resistensi internal yang membantunya memahami berapa energi yang hilang akibat panas. Mereka pun akhirnya menemukan bahwa perebusan kentang selama ± 8 menit dapat membuat jaringan organik di dalamnya menjadi buyar. Akibatnya, energi yang dihasilkan menjadi lebih banyak karena berkurangnya resistensi dan gerakan elektron menjadi lebih bebas. Sumber energi yang dihasilkan memang bertegangan rendah, namun cukup membuat baterai ponsel atau laptop terisi penuh.

Jadi, kenapa baterai kentang belum jadi hal yang besar?

Walaupun percobaan ini terbukti berhasil, baterai kentang belum jadi hal yang besar dikarenakan penyebaran informasi yang belum maksimal. Selain itu, adanya persoalan dalam penggunaan bahan makanan sebagai energi juga menjadi penghalang. Food and Agriculture Organization (FAO), organisasi pangan dan pertanian yang berada di bawah naungan PBB, menegaskan bahwa penggunaan bahan makanan untuk energi boleh dilakukan ketika sudah melewati dua pertanyaan. Pertama, apakah masih banyak kentang untuk dimakan? Kedua, apakah masih banyak kentang yang bisa dijual oleh petani?

Semoga pengembangan hal tersebut bisa segera diwujudkan, ya. Dengan begitu, kita jadi punya sumber energi baru!

ARTIKEL TERKAIT

Tembakau Gorila, Sensasi “Ditindih” Gorila Lewat Isapan Tembakau Rokok adalah salah satu candu yang sangat sulit untuk dihilangkan bagi para penikmatnya. Bahan utamanya terbuat dari tembakau yang mengandung bahan ki...
Mengenal Lebih Dekat Cincin yang Mengitari Planet Saturnus Tata surya kita memiliki delapan planet yang mengitari matahari sebagai pusatnya. Matahari memiliki gravitasi yang sangat besar hingga memungkinkan pl...
5 Teori Konspirasi tentang Tokoh Terkenal di Dunia yang Berpindah Memeluk Agama Islam Ada banyak tokoh dunia yang masuk Islam alias menjadi muallaf dan mempublikasikannya secara besar-besaran. Tetapi ada juga yang tidak dan menunggu beb...
Perang Bubat, Tragedi yang Sebabkan Batalnya Pernikahan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka Kamu tahu yang namanya Perang Bubat? Itu, lho, perang yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai perang yang membuat adanya larangan bagi masyar...
Bumi Datar? Inilah 5 Teori Konspirasi dari Para Penganut Keyakinan Tersebut Bumi datar atau bulat? Pertanyaan tersebut sampai sekarang selalu berhasil memancing perdebatan. Sebenarnya pandangan bahwa bumi itu datar sudah muncu...
Beginilah Kekuatan Militer Indonesia yang Bikin Dunia Segan dengan Kita Salah satu tolak ukur kehebatan sebuah negara adalah kekuatan militernya. Indonesia ternyata menjadi salah satu negara yang paling ditakuti di seluruh...
Kamu Bisa Punya Gambaran Nasib dengan Cara Membaca Garis Tangan Kiri Lho! Ada sebuah ilmu membaca telapak tangan yang dinamakan palmistry. Walaupun dianggap sebagai ramalan biasa, tetapi cukup banyak orang yang mempelajari i...
Yuk, Kenalan dengan 5 Fakta Burung Hantu Agar Kamu Tak Takut Lagi Kamu masih ingat Hedwig, burung hantu putih peliharaan Harry Potter yang bertugas sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman? Hedwig mungkin sat...
Konspirasi di Balik 5 Misi Luar Angkasa yang Bikin Geger Dunia Hal-hal yang berhubungan dengan luar angkasa sering kali menimbulkan spekulasi dan kontroversi, mulai dari pemerintah AS yang punya proyek terselubung...
LoadingSUDAH MENCOBA